Hati-hati! Frekuensi BAB Seperti Ini Mungkin Menyimpan Bahaya bagi Ginjal dan Liver Anda

Frekuensi buang air besar (BAB) rupanya dapat memengaruhi kondisi kesehatan secara keseluruhan. Sebuah studi yang dipublikasikan pada 2024 meneliti kaitan frekuensi buang air besar dan kondisi kesehatan.
Penelitian ini melibatkan 1.425 responden sehat. Peserta paling sehat melaporkan buang air besar sekali atau dua kali sehari, yang dianggap frekuensi paling pas. Kondisi ini disebut dengan ‘zona goldilocks’.
Menurut ilmuwan Institute for Systems Biology (ISB), terlalu sering atau terlalu jarang buang air besar sama-sama berkaitan dengan adanya masalah kesehatan pencernaan.